Kelebihan Kelebihan Learning Management System

Learning Management System adalah sistem pendidikan berbasis E-learning. LMS juga cocok untuk sistem pelatihan. Berikut ini kelebihannya dibanding sistem konvensional.

  1. Tak terbatas ruang dan waktu

Sistem pendidikan ataupun pelatihan konvensional mengharuskan para peserta didik ataupun peserta pelatihan beserta pengajarnya untuk hadir pada satu waktu dan tempat yang sama. Hal ini sudah kurang pas dengan kondisi zaman sekarang ini yang menuntut serba cepat dan fleksibel. Apalagi jika mengingat jarak yang ditempuh cukup jauh dan ditambah dengan kondisi lalu lintas yang semakin padat membuat peserta didik atau pun peserta pelatihan bahkan pengajarnya terlambat.

Keterlambatan cukup menjadi momok yang mengerikan karena seorang yang terlambat secara psikologi sebenarnya sudah mengalami gangguan. Jika psikologi seseorang sedang kacau maka orang tersebut baik menjadi peserta ataupun pengajar tidak akan mampu memiliki performa yang maksimal. Pada akhirnya proses belajar itupun menjadi sia sia. Oleh karena itu LMS menggunakan basis E-learning sehingga tidak terbatas ruang dan waktu, yang nantinya sudah tidak ada lagi kata terlambat yang dapat mengganggu proses belajar mengajar.

  1. Lebih hemat dan efisien serta ramah lingkungan

Pendapat yang satu ini bukanlah pendapat yang mengada ada. Karena jika dihitung hitung proses belajar mengajar ataupun pelatihan konvensional memang kurang efisien. Dapatkah kita bayangkan berapa jumlah bahan bakar fosil yang tidak dapat di daur ulang itu terbuang untuk seluruh peserta proses belajar mengajar? Itu jika kita baru menghitung jumlah bahan bakar yang digunakan untuk menuju ke lokasi. Bagaimana dengan biaya listrik? Biaya kebersihan? Biaya sewa ruangan? Tentunya masih akan ada biaya biaya lainnya yang dapat timbul.

Sementara LMS yang menggunakan sistem E-learning. Membutuhkan sumber daya listrik lebih kecil, dan dapat diakses melalui komputer, laptop, bahkan smartphone. Peserta didik tidak perlu mengeluarkan tenaga ataupun biaya sebesar proses belajar atau pelatihan konvensional.

  1. Sesuai kapasitas

Peserta didik ataupun pelatihan dalam hal ujian ataupun tes dapat ditentukan berdasarkan daya tangkap dan kesiapan peserta itu sendiri. Sehingga kemungkinan untuk lulus dapat jauh lebih besar.

Kedepannya diharapkan bahwa Learning Management System akan mampu memberikan kontribusi yang lebih banyak lagi dalam proses belajar dan pelatihan. Terlebih dengan semakin menjamurnya learning management system buatan Indonesia, maka semakin memudahkan akses untuk memperoleh LMS karya negeri sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *